Selalu Menyajikan Berita Terkini

Senin, 30 Oktober 2017

Marc Marquez Rasakan Tekanan di MotoGP Malaysia

https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20171029190333-156-251994/marc-marquez-rasakan-tekanan-di-motogp-malaysia/

Marc Marquez Rasakan Tekanan di MotoGP Malaysia  - Pebalap Repsol Honda Marc Marquez gagal meraih hasil yang bisa membuatnya menjadi juara dunia MotoGP 2017 pada balapan MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (29/10). Marquez mengaku merasakan tekanan.

Marquez hanya mampu finis keempat di MotoGP Malaysia. Dengan rival terdekatnya, Andrea Dovizioso, meraih kemenangan, maka Marquez gagal memastikan gelar juara dunia musim ini di Sirkuit Sepang. AGEN CASINO TERBAIK
        Agen Bola Casino Poker Terbesar Terbaik Terpercaya

“Tentu saja saya merasakan tekanan, karena sejak paruh kedua MotoGP berjalan, tekanan pada saya itu selalu ada,” ucap Marquez usai balapan MotoGP Malaysia.
 
Meski hanya finis keempat, Marquez tetap difavoritkan merebut gelar juara dunia musim ini. Pasalnya, pebalap berjuluk The Baby Alien itu masih unggul 21 poin atas Dovizioso dengan satu seri tersisa.

“Setelah melihat apa yang saya dapat pada akhir balapan ini, maka poin ini sangat penting untuk perburuan gelar juara dunia,” tutur. AGEN BOLA TERPERCAYA 

Membawa keunggulan 21 poin atas Dovizioso ke MotoGP Valencia, Marquez tetap tak mau gegabah dalam memprediksi peluangnya menjadi juara dunia. Marquez

Marquez sendiri hanya perlu finis di posisi ke-11 di MotoGP Valencia, 12 November mendatang, untuk mengunci titel juara dunia musim ini. Dalam tiga musim terakhir, Marquez selalu finis di urutan dua besar di MotoGP Valencia.

“GP Valencia adalah seri yang sangat saya sukai karena ada banyak tikungan ke kiri. Tapi yang pasti, saya akan tetap datang ke sana dengan pendekatan mental yang sama seperti sebelumnya,” ucap Marquez. AGEN POKER INDONESIA TERBESAR

Sejak turun di kelas MotoGP pada 2013, Marquez sukses memenangi tiga titel juara dunia MotoGP, yaitu pada 2013, 2014, dan 2016. Hanya pada musim 2015 Marquez gagal jadi juara dunia saat Jorge Lorenzo jadi pebalap terbaik di musim tersebut.


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive