Selalu Menyajikan Berita Terkini

Senin, 27 April 2020

Kasus Positif Corona Meningkat, Samarinda Siapkan Diri Hadapi Puncak Pandemi

https://news.detik.com/berita/d-4992214/kasus-positif-corona-meningkat-samarinda-siapkan-diri-hadapi-puncak-pandemi?tag_from=wp_nhl_2

Kasus Positif Corona Meningkat, Samarinda Siapkan Diri Hadapi Puncak Pandemi - Sempat tak ada penambahan, jumlah pasien positif virus Corona di Samarinda, Kalimantan Timur meningkat sepekan terakhir. Samarinda pun bersiap menghadapi puncak pandemi virus ini. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismed Kusasih mengatakan berdasarkan perhitungan, puncak pandemi Corona di Samarinda diperkirakan akan terjadi dalam 2 hingga 4 minggu ke depan. Dinkes Samarinda menyiapkan sejumlah antisipasi, di antaranya menyiapkan rumah sakit untuk karantina pasien dalam pengawasan (PDP). AGEN BOLA TERBAIK

"Salah satunya seperti membuka Rumah Sakit Karantina COVID-19 di Balai Pelatihan Kesehatan. Rumah sakit ini mampu menampung hingga 80 pasien dalam pengawasan COVID, ini ada yang ringan, sedang, dan berat," kata Ismed kepada detikcom, Minggu (26/4/2020).

Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) yang memiliki gejala klinis ringan atau orang tanpa gejala (OTG), kata Ismed, cukup dirawat Rumah Sakit Karantina di Bapelkes. Sementara, untuk pasien dengan gejala klinis sedang dan berat bisa dirawat di RSUD AWS dan RSIA Moeis.

"Sehingga jika terjadi pandemic, tenaga medis RSUD AWS dan RS IA Moies memiliki stamina yang cukup untuk merawat pasien-pasien COVID-19 yang sedang hingga berat, karena di puncak pandemi pasti terjadi lonjakan kasus," ungkap Ismed.

Saat ini, lanjut Ismed, tidak ada pasien COVID-19 yang dirawat di RSUD AWS dan RSIA Moeis di Samarinda yang tergolong berat, apalagi yang membutuhkan ventilator. Ismed pun berharap masyarakat tetap mematuhi imbauan pemerintah. BANDAR TOGEL ONLINE TERPERCAYA

"Prinsip dasar penanganan COVID-19 itu physical distancing, work from home (WFH), perilaku hidup bersih dan sehat kayak cuci tangan dan selalu pakai masker jika memang harus melakukan aktivitas di luar rumah. Sehingga kita dapat men-delay selama mungkin transmisi lokal, dan juga mencegah kematian (zero death) di Samarinda," ujarnya.

Ismed mengatakan peningkatan kasus konfirmasi positif virus Corona di Samarinda secara umum sudah terdeteksi. Menurutnya, tidak benar jika peningkatan kasus positif itu akibat mulai kendornya kinerja Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Samarinda.

"Nggak, Tim Gugus bekerja seperti biasa. Yang kami lihat kepercayaan masyarakat yang naik turun terhadap COVID-19, dan banyak aspek yang harus kita lihat. Nah kalau di luar aspek kesehatan, saya nggak mau komentar," tegasnya.





Share:

Minggu, 26 April 2020

Meski Ada Penutupan Penerbangan, 75 WNI di Mesir Pulang ke Tanah Air

https://news.detik.com/berita/d-4991378/meski-ada-penutupan-penerbangan-75-wni-di-mesir-pulang-ke-tanah-air?tag_from=wp_nhl_2

Meski Ada Penutupan Penerbangan, 75 WNI di Mesir Pulang ke Tanah Air - Sebanyak 75 warga negara Indonesia (WNI) di Mesir pulang ke tanah air. Kepulangan mereka terjadi di tengah penutupan penerbangan internasional di Mesir untuk mencegah penularan virus Corona (COVID-19).

Berdasarkan keterangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Cairo, Mesir telah menutup penerbangan internasional sejak 19 Maret 2020. Repatriasi tersebut, atas kerja sama antara KBRI Cairo dan Pemerintah Mesir menggunakan pesawat Air Cairo.

Maskapai penerbangan komersil yang merupakan anak perusahaan Egypt Air tersebut membebankan biaya tiket one way sebesar US$ 700 per-penumpang dengan tujuan Jakarta dan Bali. Biaya tiket dibayar oleh masing-masing penumpang. BANDAR TOGEL ONLINE TERPERCAYA 

Inisiatif repatriasi mandiri tersebut bermula dari upaya Pemerintah Mesir untuk mengevakuasi warga negaranya yang stranded di luar negeri termasuk di Indonesia akibat pandemi COVID-19. Terdapat sekitar 80 warga Mesir yang stranded di Indonesia baik di Jakarta maupun di Bali.

"Pihak Kemlu Mesir telah menawarkan kepada kami untuk mengangkut WNI dari Mesir dengan pesawat yang akan mengevakuasi WN Mesir dari Indonesia. Komunikasi yang telah dijalin sejak akhir bulan Maret 2020 akhirnya bisa direalisasikan tanggal 25 April 2020," ucap Dubes RI Cairo, Helmy Fauzy, dalam keterangannya seperti diterima detikcom, Sabtu (25/4/2020).

Saat pendataan awal, ada sebanyak 100 orang WNI yang mendaftar untuk pulang. Namun, pendaftar menyusut setelah dijelaskan, repatriasi diprioritaskan kepada beberapa kalangan. Mereka yang pulang adalah para peserta pelatihan/kursus bahasa Arab dan materi lainnya yang telah selesai masa pelatihannya, mahasiswa yang sudah menyelesaikan kuliahnya, para WNI dosen bahasa Indonesia, turis WNI yang dirawat di RS di Mesir karena mengalami kecelakaan, dan pekerja migran Indonesia.

"Namun setelah disampaikan himbauan bahwa repatriasi ini diprioritaskan bagi yang stranded dan yang mendesak butuh pulang ke tanah air, serta prosedur dan situasi di Indonesia yang akan dijalani WNI yang datang dari luar negeri, jumlah WNI yang ikut akhirnya menurun menjadi 75 orang," kata Helmy. AGEN JUDI CASINO TERKINI 



Share:

Sabtu, 25 April 2020

Tetap Harus Bekerja di Luar Rumah Saat Pandemi COVID-19? Terapkan Ini agar Tidak Tertular

https://www.alodokter.com/tetap-harus-bekerja-di-luar-rumah-saat-pandemi-covid-19-terapkan-ini-agar-tidak-tertular

Tetap Harus Bekerja di Luar Rumah Saat Pandemi COVID-19? Terapkan Ini agar Tidak Tertular - Kekhawatiran akan tertular COVID-19 mungkin menyelimuti para pekerja yang hingga kini masih harus beraktivitas di luar rumah. Agar tetap aman berada di luar rumah atau di kantor, terapkanlah langkah pencegahan COVID-19 yang benar dan efektif.  AGEN BOLA TERBAIK

Untuk menghentikan penyebaran virus Corona, pemerintah menyerukan agar masyarakat menerapkan physical distancing dan melakukan aktivitas dari rumah saja, termasuk bekerja. Namun, tidak sedikit orang yang masih harus bekerja di luar rumah, baik karena tuntutan profesi atau kebutuhan ekonomi keluarga.

Cara Mencegah COVID-19 bagi Orang yang Bekerja di Luar Rumah

Kementerian Kesehatan Indonesia mengimbau para pekerja yang masih harus beraktivitas di luar rumah untuk selalu waspada dan menerapkan langkah pencegahan COVID-19.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu kamu lakukan saat bekerja di luar rumah agar tidak terinfeksi virus Corona:

1. Selalu kenakan masker

Selalu kenakan masker saat berada di tempat umum, termasuk dalam perjalanan menuju tempat kerja atau pulang ke rumah, dan selama berada di tempat kerja.

Kamu cukup menggunakan masker kain untuk aktivitas sehari-hari di luar rumah. Pilihlah masker yang ukurannya pas dengan wajahmu, serta dapat menutup mulut, hidung, dan dagu dengan sempurna.

2. Hindari menyentuh benda-benda di tempat umum

Sebisa mungkin hindari menyentuh benda-benda yang banyak disentuh orang, misalnya tombol lift, gagang pintu, atau mesin finger print. AGEN JUDI CASINO TERKINI

Untuk menyiasatinya, kamu bisa menggunakan siku atau pulpen saat menekan tombol lift. Kamu juga bisa membuka pintu menggunakan siku atau bahu, bukan dengan tangan.

Selain itu, rajin-rajinlah membersihkan meja kerja dan peralatan kantor yang sering kamu pakai, seperti keyboard, mouse, dan handphone, menggunakan cairan disinfektan.

3. Jaga kebersihan diri dengan baik

Bawa selalu hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60% alkohol, sehingga dapat kamu gunakan untuk membersihkan tangan dalam perjalanan bila tidak ada sarana cuci tangan. Sesampainya di kantor, cuci tangan dengan air mengalir dan sabun.

Selama bekerja pun, cucilah tangan atau gunakan hand sanitizer sesering mungkin, setidaknya setiap 4 jam. Jangan lupa juga untuk mencuci tangan setelah menyentuh peralatan kantor yang sering digunakan bersama-sama, misalnya mesin fotokopi.

4. Jaga jarak dengan rekan kerja

Pastikan kamu menerapkan physical distancing, yaitu menjaga jarak dengan orang lain sejauh 1–2 meter, baik dalam perjalanan maupun di tempat kerja. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegahmu menghirup percikan ludah orang lain saat mereka bicara, batuk, atau bersin.

5. Gunakan kendaraan pribadi bila memungkinkan

Di masa pandemi COVID-19 ini, sebisa mungkin gunakan kendaraan pribadi dan hindari bepergian dengan commuter line, busway, atau transportasi umum lainnya yang padat penumpang. Berada di tengah kerumunan orang banyak bisa meningkatkan risikomu tertular virus Corona.

Bila kamu harus naik kendaraan umum, lindungi diri dengan mengenakan masker kain dan tetap menjaga jarak dengan orang lain. Gunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan setelah menyentuh benda-benda di angkutan umum dan jangan menyentuh wajah sebelum tangan dibersihkan. BANDAR TOGEL ONLINE TERPERCAYA 

Sesampainya di rumah, segera lepaskan pakaian yang kamu kenakan dan taruh di tempat baju kotor. Setelah itu, langsung mandi dan kenakan pakaian yang bersih. Pastikan kamu tidak bersentuhan dengan orang-orang yang ada di rumah, sebelum kamu mandi dan berganti pakaian.

Cuci pakaian dan masker kain menggunakan deterjen. Jika dirasa perlu, kamu juga bisa membersihkan tas, sepatu, atau handphone dengan disinfektan.

Hal penting yang juga tidak boleh kamu lupakan adalah menjaga daya tahan tubuh tetap prima dengan mengonsumsi makanan bergizi, tidur yang cukup, rutin berolahraga, serta menghindari stres.

Meski masih harus bekerja di luar rumah selama pandemi ini, kamu tetap bisa menjaga dirimu dari virus Corona, kok. Terapkan langkah-langkah di atas agar kamu tidak tertular atau menularkan virus ini ke orang lain. Dengan begitu, penyebaran COVID-19 dapat dihentikan.

Jika kamu sedang merasa kurang sehat, sebaiknya jangan dulu pergi ke kantor atau bekerja di luar rumah. Bila kamu merasakan gejala COVID-19, segara lakukan isolasi mandiri dan hubungi hotline COVID-19 di 119 Ext. 9 untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

Apabila ada pertanyaan terkait COVID-19 atau masalah kesehatan lainnya, kamu bisa chat dokter langsung di aplikasi ALODOKTER. Kamu juga bisa membuat janji konsultasi dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi ini.




Share:

Kamis, 23 April 2020

Kendaraan yang Nekat Langgar Larangan Mudik Diminta Putar Balik hingga Denda

https://news.detik.com/berita/d-4988341/kendaraan-yang-nekat-langgar-larangan-mudik-diminta-putar-balik-hingga-denda?tag_from=wp_nhl_8

Kendaraan yang Nekat Langgar Larangan Mudik Diminta Putar Balik hingga Denda - Pemerintah menyiapkan sanksi bagi masyarakat yang nekat melanggar aturan larangan mudik melalui Peraturan Menteri Perhubungan. Ada dua tahapan sanksi yang akan dikenakan. AGEN BOLA TERBAIK

Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan ada dua jenis sanksi yang akan dikenakan, yaitu pada periode 24 April hingga 7 Mei dan 7 Mei hingga 31 Mei.

"Terkait pemberian sanksi bagi pelanggar larangan mudik, pada tahap awal penerapannya, pemerintah akan mengedepankan cara-cara persuasif," ujar Adita saat memberikan keterangan yang disiarkan langsung lewat akun YouTube BNPB, Kamis (23/4/2020).

Adita menjelaskan sanksi pertama, yaitu pada periode 24 April-7 Mei, pelanggar yang melanggar aturan larangan ini akan diminta berputar balik, kembali ke daerah asal.

"Di mana tahap pertama pada 24 April hingga 7 Mei 2020, yang melanggar akan diarahkan untuk kembali ke asal perjalanan," tuturnya.

Kemudian yang kedua, yaitu pada 7-31 Mei, sanksi akan ditambah, termasuk mengenakan sanksi denda. BANDAR TOGEL ONLINE TERPERCAYA

"Sedangkan pada tahap kedua yaitu tanggal 7 Mei sampai dengan 31 Mei atau sampai berakhir peraturan. Yang melanggar, selain diminta kembali ke asal perjalanan, pelanggar akan dikenai sanksi sesuai perundang-undangan yang berlaku, termasuk adanya denda," katanya.





Share:

Rabu, 22 April 2020

Rumah Sakit Posko Tenaga Medis COVID-19 di Makassar Dilempari Batu

https://news.detik.com/berita/d-4986744/rumah-sakit-posko-tenaga-medis-covid-19-di-makassar-dilempari-batu?tag_from=wp_nhl_1

Rumah Sakit Posko Tenaga Medis COVID-19 di Makassar Dilempari Batu - Rumah Sakit (RS) Sayang Bunda di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), salah satu rumah sakit yang dijadikan lokasi posko relawan dan tenaga medis COVID-19 dilempari batu oleh orang tak dikenal (OTK).

"Berdasarkan keterangan saksi Saudara Basuki Cahyo selaku koordinator posko relawan COVID-19 dan Syahrul menjelaskan bahwa kejadian pelemparan tersebut terjadi pada hari Selasa tanggal 21 April 2020 sekitar jam 23.30 Wita," kata Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Nurtjahyana kepada wartawan di Makassar, Rabu (22/4/2020).

Akibat pelemparan itu, kaca jendela RS Sayang Bunda pecah yang berada di lantai dua. Saat polisi melakukan olah TKP, tidak ditemukannya alat atau benda yang digunakan melakukan pelemparan.

Dikatakannya, kasus pelemparan RS Sayang Bunda ini masih dalam penyelidikan pihaknya. Polisi masih meminta keterangan beberapa saksi yang berada di lokasi.

Diduga, pelemparan terjadi setelah ada penolakan warga pendirian posko relawan penanganan COVID-19. AGEN JUDI CASINO TERKINI




Share:

Selasa, 21 April 2020

Ini Isi Paket Sembako Rp 300 Ribu yang Dibagi Kemensos Selama Masa Pandemi

https://news.detik.com/berita/d-4985352/ini-isi-paket-sembako-rp-300-ribu-yang-dibagi-kemensos-selama-masa-pandemi?tag_from=wp_nhl_8

Ini Isi Paket Sembako Rp 300 Ribu yang Dibagi Kemensos Selama Masa Pandemi - Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sembako senilai Rp 300 ribu untuk warga di tengah pandemi Corona (COVID-19). Apa saja isi bantuan tersebut? 

Sekertaris Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos, Nurul Farijati, menjelaskan bantuan itu berupa kebutuhan pokok seperti beras, susu, hingga sabun mandi. Bantuan tersebut diterima dua kali dalam satu bulan. BANDAR TOGEL ONLINE TERPERCAYA

"Kalau yang bantuan sembako Presiden itu sebulan cair 2 kali dengan nilai Rp 300 ribu yang diwujudkan dalam bentuk sembako dengan rincian antara lain beras, minyak goreng, sarden, kornet, sambal, kecap, mi instan, susu UHT, teh, dan sabun mandi," kata Nurul dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2020).

Selain menyalurkan bantuan sembako senilai Rp 300 ribu, Kemensos juga menambah jumlah penerima bantuan sembako lainnya di tengah masa pandemi Corona. Kemensos menambah 4,8 juta penerima bantuan lewat perluasan program BPNT.

"Penambahan 4,8 juta (Keluarga Penerima Manfaat) ini merupakan perluasan program sembako yang dulu dikenal dengan nama Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)," kata Mensos Juliari Batubara saat menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Tangsel, Selasa (21/4).

Juliari menyebut, bantuan sembako ini berbeda dengan bantuan yang baru-baru ini diluncurkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan adanya penambahan 4,8 juta penerima, maka jumlah penerima program sembako menjadi 20 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia pada 2020. AGEN JUDI CASINO TERKINI 

"Sebelumnya jumlah penerima program sembako sebanyak 15,2 juta KPM. Sekarang menjadi 20 juta KPM," ucapnya.




Share:

Senin, 20 April 2020

Pemerintah: Ada Pejabat Dimakamkan Secara Reguler, Ternyata Positif Corona

https://news.detik.com/berita/d-4983780/pemerintah-ada-pejabat-dimakamkan-secara-reguler-ternyata-positif-corona?tag_from=wp_nhl_23

Pemerintah: Ada Pejabat Dimakamkan Secara Reguler, Ternyata Positif Corona - Pemerintah memilih memakamkan seluruh jenazah terkait virus Corona dengan protap (prosedur tetap) terkait. Ini mengacu kepada kasus seorang pejabat yang dimakamkan dengan cara biasa, tapi ternyata positif Corona setelah hasil lab keluar. BANDAR TOGEL ONLINE TERPERCAYA

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo, awalnya berbicara soal keterbukaan data Corona. Dia menyinggung beberapa pihak yang meragukan penjelasan pemerintah lewat Achmad Yurianto.

"Dalam hal ini Pak Yurianto telah menjelaskan bahwa ada sejumlah kasus, sejumlah peristiwa, jenazah pasien COVID yang wafat dimakamkan dengan cara COVID. Karena belum dilakukan tes dan hasil tes belum keluar, maka seluruh pasien COVID itu tetap dimakamkan secara COVID," ujar Doni.

Doni menegaskan pemakaman dengan protap COVID-19 belum dihitung sebagai kasus positif yang terkonfirmasi. Ini karena terkadang ada hasil lab dari korban meninggal itu yang belum keluar.

"Artinya semua pasien dimakamkan secara COVID sampai akhirnya hasilnya keluar baru bisa diputuskan jenazah itu statusnya COVID atau non-COVID," imbuh dia. AGEN BOLA TERBAIK




Share:

Blog Archive